berakhir tanggal 8 november 2013

Etika Guru Dalam Perspektif Islam

A. Latar Belakang Masalah Etika Guru Dalam Perspektif Islam
Arus globalisasi di abad Milenium ini membawa pengaruh serta perubahan perubahan pada semua bidang ekonomi, sosial, budaya dan politik. Dengan adanya perubahan sosial, kebutuhan manusia semakin meningkat, hal ini mempengaruhi pola hidup manusia, yang dewasa ini cenderung memikirkan hal-hal yang bersifat duniawi dan mengesampingkan agama sehingga pola pemikiran yang demikian ini membawa pengaruh terhadap tata cara hidup manusia, baik itu sikap, tingkah laku maupun dalam kehidupan pada umumnya.
Dampak adanya arus globalisasi antara lain; menjadikan arus informasi dari berbagai dunia serta perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang begitu mudah memasuki sendi-sendi kehidupan, dimana mereka mudah terpengaruh oleh arus informasi yang tidak difilter, sehingga membawa dampak negatif terhadap perilaku anak didik.
Dalam mengatasi kondisi yang demikian itu, maka peran etika guru sangatlah penting dalam meningkatkan motivasi belajar serta mengarahkan perilaku peserta didik agar tidak menyimpang dari ajaran Islam. Dengan demikian imbas negatif arus informasi bisa di filter dengan ajaran agama yang diterima oleh para anak didik.
Dengan adanya motivasi, akan menimbulkan kemauan dan semangat yang tinggi dalam belajar, sehingga yang diinginkan guru bisa tercapai dengan baik. Hal ini seperti diungkapkan oleh Sadirman A.M, bahwa dalam kegiatan belajar, maka motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri peserta didik dan yang memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subyek itu dapat tercapai.
Dari kutipan di atas, penulis mengambil kesimpulan bahwa dalam usaha untuk mencapai keberhasilan dalam proses belajar harus diawali dengan adanya motivasi dan keinginan dari subyek belajar. Demikian pula dalam proses belajar mengajar seorang guru tidak hanya sebagai seorang pemberi pengetahuan yang ditransfer langsung ke anak didik, tetapi guru harus kreatif dalam mengupayakan berbagai cara untuk dapat meningkatkan motivasi belajar mengajar, agar siswa dapat mempelajarinya dengan tekun dan hasilnya bisa diaplikasikan dalam tindakan atau perilaku yang sesuai dengan Al-Qur’an dan Al-Hadis.
Di dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang secara motivasi manusia untuk belajar atau memperoleh ilmu pengetahuan. Firman Allah dalam Surat Al-Mujaadalah ayat 11.
Artinya: Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujaadalah: 11)

Pada ayat di atas terkandung motivasi yang Allah berikut bagi manusia yang menuntut Ilmu dan beriman, maka akan diberikan derajat yang tinggi. Adalah suatu kewajiban bagi setiap orang muslim untuk menciptakan lingkungan yang baik, yang diawali dari diri sendiri, jika setiap pribadi berkehendak untuk bertingkah laku mulia dalam kehidupannya, maka akan terciptalah masyarakat yang aman, nyaman dan tentram. Dengan demikian akan tegaklah prinsip keberhasilan sebagai satu sendi kemaslahatan alam hubungan antar manusia dengan manusia dan antar golongan dengan golongan yang lain.
Di masa sekarang ini kenyataan yang tak bisa ditutupi lagi, serta gejala bahwa pendidikan di Sekolah umum kurang peduli terhadap etika guru dalam menggambarkan wawasan pengetahuan dalam menyajikan materi yang disampaikan agar diminati siswa, sehingga termotivasi untuk mengikuti pendidikan tersebut serta kurangnya etika dalam memvariasikan metode mengajar dalam penyampaian materi.
Untuk itulah dibutuhkan kerja keras guru dalam meningkatkan motivasi siswa, sehingga bisa mengikis gejala-gejala tersebut.

B. Pembatasan dan Perumusan Masalah
1. Pembatasan Masalah
Sebagaimana dipaparkan di atas, bahwa etika guru merupakan hal yang sangat penting dalam setiap bimbingan demi terciptanya keselarasan dan keharmonisan dalam proses belajar mengajar dan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sesuai dengan tujuan pendidikan Nasional yang termasuk dalam UUD 1945, yaitu “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa” yang tidak pernah lepas dari akhlak, iman, ihsan dan taqwa, sehingga tercapai manusia Indonesia yang makmur dan sejahtera. Dalam skripsi ini akan dibahas tentang Etika guru dalam pendidikan yang terdapat dalam skripsi ini.
Agar pembahasan dalam skripsi ini lebih terarah, maka penulis memberikan batasan masalah, yaitu “ETIKA GURU DALAM PERSPEKTIF ISLAM”.
2. Perumusan Masalah
Sesuai dengan batasan masalah di atas, maka penulis merumuskan masalah “Bagaimana Konsep Etika Guru Dalam Perspektif Islam?”

| Download File Lengkapnya... |
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Agama Islam / skripsi dengan judul Etika Guru Dalam Perspektif Islam. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.amrimri.com/2013/03/etika-guru-dalam-perspektif-islam.html. Jangan lupa share ke teman-teman ya.
berakhir tanggal berakhir tanggal
Ditulis oleh: admin - Friday, March 1, 2013